Kamis, 19 Januari 2017

Pembinaan Dengan Model Inkubator Bisnis

Pembinaan Dengan Model Inkubator Bisnis..

Pada umumnya inkubator bisnis membina usaha kecil atau usaha yang baru didirikan.Usaha kecil memiliki peran aktif pada perekonomian nasional,namun tidak semua usaha kecil dapat menampilkan potensinya.Hal ini dikarenakan oleh keterbatasan dan masalah,masalahnya biasanya meliputi masalah ekternal atau internal.Masalah internal,kurangnya modal untuk memperbaiki usaha dan kurangnya keterampilan.Untuk membantu pengusaha kecil terbebas dari masalah tersebut maka harus  dilakukan pembinaan salah satunya adalah dengan pola inkubator bisnis.Dengan pola ini para usaha kecil ditempatkan disuatu tempat dan diberikan fasilitas,mulai dari data dan informasi yang diperlukan,diharapkan dengan ini para pengusaha kecil bisa mengembangkan usahanya lagi,dapat lebih baik lagi dan pengusaha kecil memiliki kemampuan untuk menjalankan perannya  didalam masyarakat.
Dapat dirumuskan bahwa penentu keberhasilan suatu lembaga pelayanan sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor,internal maupun eksternal.Beberapa contoh faktor internal :

  • Administrasi
Selain strategi yang diperhatikan,yaitu administrasi yang didefinisikan sebagai usaha kerjasama yang melibatkan semua anggota organisasi,dalam perumusan tujuan,rencana,implementasi,perubahan dan evaluasi.
Tugas yang dilakukan sebagai administrator dalam pelayanan sosial,menurut Patty(dalam Edi Suharto) adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan Perencanaan dan Pengembangan Program
  2. Memperoleh sumber-sumber dan dukungan Finansial
  3. Merancang struktur dan proses organisasi
  4. Mengembangkan dan Memelihara Kemampuan Staff
  5. Memulai program-program usaha
  • Sumber
Pemilikan dan pengelolaan sumber atau sarana dan prasarana yang ada,dan apakah lembaga pelayanan sosial tersebut memiliki tempat dan fasilitas-fasilitas yang di perlukan untuk menjalankan roda organisasi.Dalam perspektif sosial pendayagunaan sumber-sumber yang ada memperhatikan tiga orientasi dasar yaitu :

  1. Orientasi Internal,artinya meningkatkan kualitas sumber dan menggali potensial yang ada pada diri
  2. Orientasi Eksternal,artinya meningkatkan kualitas sumber eksternal mampu enjangkau dan memberikan pelayanan kepada masyarakat
  3. Orientasi Internal - Eksternal artinya,meningkatkan kualitas internal dan eksternal agar terjalin integrasi yang harmonis.
  • Program
Kemampuan organisasi dalam merumuskan misi dan tujuan organisasi,program organisasi dan dilihat pula kepuasan para pelanggan dalam pelayanan.

  • Sumber Daya Manusia
Yang diperhatikan dalan hal ini adalah,jumlah pegawai dan pelanggan,bagaimana pendidikan dan pengalaman mereka sedangkan dalam faktor-faktor ekternal adalah bagaimana kemampuan untuk bekerjasama dengan pihak lain atau instansi lain dari luar.Serta kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kelompok lain.

  • Bimbingan sosial kelompok
Hal ini dilakukan agar mereka lebih menguasai apa yang dikerjakan mereka saat ini dengan melakukan bimbingan,tujuanya untuk menciptakan kehidupan kelompok yang baik dan hubungan yang harmonis antara anggotanya.
Itu adalah beberapa faktor internal yang menjadi penentu keberhasilan pelayanan sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar